Blog

Emma's Eczema Story part 2 (Treatment)

March 21, 2018
/
sharing for caring
Emma's Eczema Story part 2 (Treatment) image
Jadi, bagaimana Emma bisa sembuh?
 
Sebelumnya saya buat disclaimer dulu yaaa hehe
  1. Hal2 yg saya tuliskan adalah apa yg kami (saya dan Emma) alami, setiap individu mungkin memiliki hasil berbeda
  2. Apa yg kami share merupakan kisah nyata kami, kalian diperbolehkan share hal ini kepada siapapun, namun mohon berikan link artikel ini (atau credits untuk artikel ini), agar orang dapat membaca keseluruhan nya dan terhindar dari kesalahan penangkapan informasi
  3. Kami tidak pernah menyarankan apapun, untuk setiap tindakan yg akan dilakukan sebaiknya dapat dipikirkan dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Kami tidak bertangung jawab atas segala reaksi yg mungkin timbul (karena, kembali lagi, setiap tubuh berbeda)
 
Okeee! Here we go :D
 
OBATI LUKANYA. Ini penting menurut saya, saya perlu membuat lembaran baru kertas mulus sehingga saya dapat melakukan test berikutnya yaitu eliminasi diet. Pada masa itu, saya mengunakan sabun natural untuk Emma, yg so far cocok Buds organic rescue dan Burts bee top to toe, merk2 untuk eksim? Saya sudah coba dan none of that is as good as these two (di Emma).
Sabun, lotion, dan cream untuk menyembuhkan luka. Lotion sama seperti sabun, Emma cocok buds organic atau burt bee. Sedangkan untuk luka nya, kadang saya pakaikan papaw, bahkan badger after bug works untuk dia (gatau kenapa tapi cocok untuk eksim kering).

Kasus parah??? Saya pakai dermatop (ini mengandung steroid-dan hanya saya pakai untuk kasus parah-TIDAK berkepanjangan) karena eksim pasti akan kembali, bila tidak dihandle dengan baik, JANGAN pernah mengunakan steroid untuk pemakaian lama. NEVER
 
ELIMINASI DIET. Ini merupakan part paling penting menurut saya. Top of all. Karena penting tau sumber alergi anak kita, apa triger yg membuat eksim anak kita. Kalian bisa cari sebenarnya, ada banyaaak sekali eliminasi diet. Pada dasarnya, kita memulai dari kertas putih, lalu coba satu persatu. Ini berlaku baik untuk ibu (bila memberikan ASI) dan anaknya.
Waktu itu saya hanya berani makan sayur hijau, ikan air tawar (saat itu saya coba gurame) selama beberapa hari, saya pending MPASI Emma, saya berikan asi, ada reaksi? Tidak ada, saya coba buatkan menu MPASI seperti itu. Karena bila melalui ASI aman, belum tentu bila diberikan langsung aman loh.
Lalu saya coba lagi, misalnya telur. Di saya aman, baru Emma saya coba berikan. Ternyata tidak aman hahaha, next food, dan seterusnya.
 
Akhirnya kita akan tau mana makanan yg alergen, mana yg tidak. Berpatok pada list sumber alergen boleh, tapi tetap wajib dicoba sedikit jg dari ibunya baru anaknya. Tidak selalu yg umum menjadi sumber alergi, anak kita alergi, misalnya kedelai, Emma super fineee ehehe jadi dia cukup sering konsumsi tempe tahu
 
Bicara soal buah, ini merupakan mimpi buruk buat saya mengingat si pepaya memberikan efek cantik luar biasa hahaha. Saya cari tau, kenapa pepaya bisa membuat alergi, ternyata pepaya merupakan kelompok latex food, dan banyak orang2 yg alergi terhadap latex, hanya terkena paparan saha sudah merah. Dan buah tidak memberikan reaksi di ASI saya, karena mungkin getahnya sudah terproses yah, hehe
Jadi saya coba nya gimana? Saya ambil buahnya, oleskan di punggung tangan Emma, merah? Say bye haha. Kalau aman? Coba sedikit2, kadang alergi bisa timbul di pencernaan, misalnya diare atau bahkan sembelit. Buah yg pada masa itu cukup aman untuk Emma: pear, apel (malang), mangga, salak, alpukat (masuk sayuran sih ya)  yes cuma itu hahahah sisalnya alergi, dari pisang, kiwi, pepaya, buah naga, semangka apalagi yah hahaha, sedikit sih.

Akhirnya Emma cenderung konsumsi sayur hijau (semua cukup aman untuk dia), proteinnya kedelai misal tempe tahu, ikan air tawar, dan sapi, karbo cukup aman, tp untuk memberikan gizi lebih (karena keterbatasan variant makanan Emma) saya beri dia rolled oat—she loved it so so so much!!
 
Berikutnya, setelah tau sumber alergi secara garis besar, what’s next? Bagi saya, saya gak mau dong seumur hidup deg-degan Emma eksim salah makan dll? Jadi gimana? Sembuhkan!
Tapi, alergi bukannya tidak bisa sembuh? Hmmmm, i used to believe that, doctors told me that, jadi saya dulunya percaya.
Ketika usia saya 25 an deh ya, saya tiba2 alergi, banyaaak banget waktu di test, debu, telur, banyak deh. Basically hampir semua makanan hahaha. Saya hindari? Susahhhh waktu itu masih anak kost yg baru pindah ke Jakarta, solusinya? Saya minum obat antihistamin selama 2 tahun, yes 2 years LONG! Setiap 2 hari sekali 1 tablet, and I’m doing fine. Ketagihan donk ya? Iyaa, kalau 2 hari ga minum, seluruh badan saya gatel luar biasa dari kepala sampai kaki. Dan saya percaya itu sampai 2 tahun.
Lalu suatu hari, saya merasa sangat sangat lelah, mau sampai kapan saya begini??? Disitu saya bawa dalam doa, saya rubah pola hidup saya, makan buah, sayur, kurangi process food, lalu obat saya kurangi pelan-pelan, dari 2 hari sekali menjadi 3 hr sekali, 4 hr sekali, 1 mnggu dannnn mungkin terdengar naif, saya hampir bisa menyebut diri saya sekarang sembuh dari alergi2 itu. 
(maksudnya saya sudah bebas obat dan ga gatal2 lah ya hahaha—kadang masih ada sih bersin-bersin, bentol kalau kena debu, but who doesn’t??)
Anyway, mengingat perjuangan saya untuk “sembuh” saya yakin Emma jg bisa sembuh. Kenapa saya bilang “sembuh” karena sebenarnya saya yakin alergi bukanlah penyakit, hanya reaksi tubuh kita, reaksi berlebihan terhadap makanan, lingkungan dan sumber alergi lainnya. Kenapa bereaksi berlebihan??? Menurut saya, pengamatan saya, karena imunitas kita kurang baik, sehingga tubuh memberikan reaksi atas sesuatu yg di anggap asing.
 
Kalau di saya, merubah pola hidup berhasil membebaskan saya dari reaksi alergi, bagi Emma yg tergolong cukup bersih, apa yg saya lakukan??
 
Saya boost imunitasnya! Caranya?
  • PROBIOTIK hal sepele tapi ini super penting, imunitas kita banyakkk sekali di kontrol oleh pencernaan yg sehat (ingat dulu saya saja rubah pola makan kan). Probiotik memberikan bakteri baik untuk pencernaan (apa yg Emma dan saya konsumsi? Klik disini).
  • Superfood, saya sering memberikan superfood2 yg baik untuk pencernaan- contoh TEMULAWAK, selain bagus untuk hati, pencernaan jg bagus untuk nafsu makan! Haha
  • (usia di atas 1 tahun) saya mulai kenalkan madu, seperti madu uray, lalu yg paling berasa banget, waktu saya ketemu dengan madu trigona EZ yg hingga detik ini menjadi fenomena hahahaha, yess I’m sooo proud to introduce that honey to all of you!
  • cuka apel, aneh ya? Yakin anak2 kasih cuka apel? Hahah ini saya beri awalnya karena Emma maksa minta, saya beri 1 sdt, lalu bsknya 1 sdm, bsknya saya cairkan dan biarkan dia minum. Saya yakin bangettt ini adalah pembangun imunitas dia, karena dia sejak saat itu jaraaang banget sakit, batuk pilek atau apapun, ada sih masanya kena (namanya jg manusia yah hehehe) tapi biasa mungkin baru kena 3-5 bulan sekali. Biasa cuka apel ini saya beri tambahan extract yg kids friendly misalnya temulawak atau jahe merah (ini keren banget untuk masuk angin, kembung, batuk pilek).
 
Takarannya?
1/2 sdm cuka 1 sdm madu 1/2 sdt extract (temulawak atau jahe merah), perasan lemon (optional-Emma suka asem jd sy tambah), dan air hangat 100 ml
 
Kalau untuk dewasa? Kali 2 resep di atas!

Laluuu, bagian yg gak kalah penting. Jangan pernah takut mencoba. Sebulan sekali saya kenalkan makanan yg tadinya alergi untuk dia, pisang Emma bisa konsumsi di 18 bulan, telur 12 bulan, ayam 12 bulan dst. Bila belum bisa, bulan depan coba lagi. Cobanya jangan banyak-banyak yaa, sedikit-sedikit aja hehe.
 
Kapan Emma bebas dr alergi? Sekitar 2 tahun hampir semua bisa konsumsi
 
Welll guysss, mungkin ini rangkuman singkat perjalanan kami. Gak banyak memang, tapi semoga bisa membantu kalian yang juga sedang berjuang melawan eksim. Ketika kalian tau, kalian tidak sendiri, semua terasa lebih ringan, as my favorite mantra says: this too shall pass, saya percaya cobaan apapun kita pasti bisa lalui. Have faith in the process, dan jangan pernah berhenti sharing, ketika kita sharing kita membantu banyak sekali orang dan pada saat itu juga kita membantu diri kita sendiri.
 
With love
from has purchased
about ago